Katakan Tidak Pada Pil

Katakan Tidak Pada Pil

Share

Kepakaran saya ialah membantu anda semua agar Hidup sihat hingga ke akhir Hayat - SELAMAT TINGGAL PE Nutirisi VeMMa merangkumi 12 jenis vitamin serba lengka.

Kajian menunjukkan bahawa vitamin adalah penting untuk kesihatan dan kebaikan kita. Faedah vitamin yang mengagumkan termasuk perlindungan antioksidan serta sokongan nutrisi dan pertumbuhan badan..* Kajian menunjukkan bahawa kebanyakan orang dewasa yang berpendidikan mengambil satu pil atau tablet multivitamin setiap hari. Knp TIDAK digantikan dgn supplement berbentuk cecair Antioksidant yang lazat, lebih mudah diserap oleh badan berbanding dengan pil atau tablet.

18/11/2025

PENYEBAB HATI TETAP GELISAH MESKI RAJIN BERIBADAH

Di samping seorang sufi, Abu Yazid Al Busthami juga adalah pengajar tasawuf, diantara jamaahnya, ada seorang santri yang juga memiliki murid yang banyak.

Santri itu juga menjadi kyai bagi jamaahnya sendiri karena telah memiliki murid, santri ini selalu memakai pakaian yang menunjukkan keshalihannya, seperti baju putih, serban, dan wewangian tertentu.

Suatu saat, muridnya itu mengadu kepada Abu Yazid.

_“Tuan Guru, saya sudah beribadat tiga puluh tahun lamanya, saya shalat setiap malam dan puasa setiap hari, tapi anehnya, saya belum mengalami pengalaman ruhani yang Tuan Guru ceritakan, saya tak pernah saksikan apapun yang Tuan Guru gambarkan.”_

Abu Yazid menjawab

_“Sekiranya kau beribadat selama tiga ratus tahun pun, kau takkan mencapai satu butir pun debu mukasyafah dalam hidupmu.”_

Murid itu heran, _“Mengapa demikian, ya Tuan Guru?”_

_“Karena kau tertutup oleh dirimu sendiri,”_ jawab Abu Yazid.

_“Bisakah kau obati aku agar hijab itu tersingkap?”_, pinta sang murid.

_“Bisa, tapi kau takkan mampu melakukannya.”_ ucap Abu Yazid

_“Tentu saja akan aku lakukan,”_ sanggah murid itu.

_“Baiklah kalau begitu,”_ kata Abu Yazid.

_“Sekarang tinggalkan pakaianmu, sebagai gantinya, pakailah baju yang lusuh, sobek, dan compang-camping, gantungkan dilehermu kantung berisi kacang, pergilah kau ke pasar, kumpulkan sebanyak mungkin anak-anak kecil di sana, katakan pada mereka, “Hai anak-anak, barangsiapa diantara kalian yang mau menampar aku satu kali, aku beri satu kantung kacang.”, lalu datangilah tempat dimana jamaah kamu sering mengagumimu, katakan juga pada mereka, “Siapa yang mau menampar mukaku, aku beri satu kantung kacang!”_.

_“Subhanallah, masya Allah, laa ilaaha illallah,”_ kata murid itu terkejut.

Abu Yazid berkata, _“Jika kalimat-kalimat suci itu diucapkan oleh orang kafir, ia berubah menjadi mukmin tapi kalau kalimat itu diucapkan oleh seorang sepertimu, kau berubah dari mukmin menjadi kafir.”_

Murid itu keheranan, _“Mengapa bisa begitu?”_

Abu Yazid menjawab, _“Karena kelihatannya kau sedang memuji Allah, padahal sebenarnya kau sedang memuji dirimu, ketika kau katakan : Tuhan mahasuci, seakan-akan kau mensucikan Tuhan padahal kau menonjolkan kesucian dirimu.”_

_“Kalau begitu,”_ murid itu kembali meminta, _“berilah saya nasihat lain.”_

Abu Yazid menjawab, _“Bukankah aku sudah bilang, kau takkan mampu melakukannya!”_

Cerita ini mengandung pelajaran yang amat berharga. Abu Yazid mengajarkan bahwa orang yang sering beribadat mudah terkena penyakit ujub dan takabur.

_“Hati-hatilah kalian dengan ujub,”_

Pesan Iblis.

Dahulu, Iblis beribadat ribuan tahun kepada Allah tetapi karena takaburnya terhadap Adam, Tuhan menjatuhkan Iblis ke derajat yang serendah-rendahnya.

Takabur dapat terjadi karena amal atau kedudukan kita, kita sering merasa menjadi orang yang penting dan mulia. Abu Yazid menyuruh kita menjadi orang hina agar ego dan keinginan kita untuk menonjol dan

dihormati segera hancur, yang tersisa adalah perasaan tawadhu dan kerendah-hatian hanya dengan itu kita bisa mencapai ke hadirat Allah SWT.

Orang-orang yang s**a mengaji juga dapat jatuh kepada ujub, mereka merasa telah memiliki ilmu yang banyak.

Suatu hari, seseorang datang kepada Nabi ﷺ,

_“Ya Rasulullah, aku rasa aku telah banyak mengetahui syariat Islam, apakah ada hal lain yang dapat kupegang teguh?”_

Nabi menjawab, : _”Katakanlah : Tuhanku Allah, kemudian beristiqamah-lah kamu.”_

Ujub seringkali terjadi dikalangan orang yang banyak beribadat, orang sering merasa ibadat yang ia lakukan sudah lebih dari cukup sehingga ia menuntut Tuhan agar membayar pahala amal yang ia lakukan. Ia menganggap ibadat sebagai investasi, orang yang gemar beribadat cenderung jatuh pada perasaan tinggi diri. Ibadat dijadikan cara untuk meningkatkan statusnya ditengah masyarakat, orang itu akan amat tersinggung bila tidak diberikan tempat yang memadai statusnya, sebagai seorang ahli ibadat dan ahli dzikir, ia ingin disambut dalam setiap majelis dan diberi tempat duduk yang paling utama.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnad-nya.

Suatu hari, di depan Rasulullah ﷺ Abu Bakar menceritakan seorang sahabat yang amat rajin ibadatnya. Ketekunannya menakjubkan semua orang tapi Rasulullah ﷺ tak memberikan komentar apa-apa.

Para sahabat keheranan, mereka bertanya-tanya, mengapa Nabi tak menyuruh sahabat yang lain agar mengikuti sahabat ahli ibadat itu.

Tiba-tiba orang yang dibicarakan itu lewat dihadapan majelis Nabi. Ia kemudian duduk di tempat itu tanpa mengucapkan salam. Abu Bakar berkata kepada Nabi, _“Itulah orang yang tadi kita bicarakan, ya Rasulullah.”_

Nabi hanya berkata, _“Aku lihat ada bekas sentuhan setan di wajahnya.”_

Nabi lalu mendekati orang itu dan bertanya,

_“Bukankah kalau kamu datang disatu majelis kamu merasa bahwa kamulah orang yang paling shalih dimajelis itu?”_.

Sahabat yang ditanya menjawab, _“Allahumma, na’am. Ya Allah, memang begitulah aku.”_

Orang itu lalu pergi meninggalkan majelis Nabi.

Setelah itu Rasulullah ﷺ bertanya kepada para sahabat,

_“Siapa diantara kalian yang mau membunuh orang itu?”_

_“Aku,”_ jawab Abu Bakar.

Abu Bakar lalu pergi tapi tak berapa lama ia kembali lagi,

_“Ya Rasulullah, bagaimana mungkin aku membunuhnya?, Ia sedang ruku’.”_

Nabi tetap bertanya,

_"Siapa yang mau membunuh orang itu?”_.

Umar bin Khaththab menjawab, _“Aku.”_

Tapi seperti juga Abu Bakar, ia kembali tanpa membunuh orang itu,

_“Bagaimana mungkin aku bunuh orang yang sedang bersujud dan meratakan dahinya di atas tanah?”_

Nabi masih bertanya,

_“Siapa yang akan membunuh orang itu?”_.

Sahabat Ali bangkit, _“Aku.”_

Ia lalu keluar dengan membawa pedang dan kembali dengan pedang yang masih bersih, tidak berlumuran darah,

_“Ia telah pergi, ya Rasulullah.”_

Nabi

kemudian bersabda, _“Sekiranya engkau bunuh dia, umatku takkan pecah sepeninggalku….”_

Dari kisah ini pun kita dapat mengambil hikmah, selama ditengah-tengah kita masih terdapat orang yang merasa dirinya paling shalih, paling berilmu, dan paling benar dalam pendapatnya, pastilah terjadi perpecahan di kalangan kaum muslimin. Nabi memberikan pelajaran bagi umatnya bahwa perasaan ujub akan amal shalih yang dimiliki adalah penyebab perpecahan ditengah orang Islam.

Ujub menjadi penghalang naiknya manusia ke tingkat yang lebih tinggi, penawarnya hanya satu, belajarlah menghinakan diri kita, seperti yang dinasihatkan Abu Yazid Al-Busthami kepada santrinya.

*اللهم صلي وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين*

Wallahu a'lam bisshowab, Semoga bermanfaat,Aamiin...

18/11/2025

Ijazah KH Ahmad Asrori Al Ishaqi Agar Dicintai Banyak Orang dan Memiliki Harta Melimpah.

Pertama, amalan ijazah dari KH Ahmad Asrori Al Ishaqi agar dicintai banyak orang ada tata caranya, tata caranya ialah membaca doa di bawah ini sebanyak 1 kali selepas sholat fardhu, ini doanya:

ربي زدني علماً ووسع لى فى رزقى وبارك لي فيما رزقتني واجعلنى محبوبا في قلوب عبادك وعزيزا في عيونهم واجعلني وجيهاً في الدنيا والآخرة ومن المقربين يا كثير النوال يا حسن الفعال يا قائما بلا زوال يا مبدأ بلا مثال فلك الحمد ولك المنة ولك الشرف على كل حال

"Robbi zidni ilman, wawasi' li fi rizqi, wabarik li fi maa razaqtani, waj'alni mahbuban fi qulubi ibadika, wa azizan fi uyunihim, waj'alni wajihan fiddunya wal akhiroh, waminal muqarrabin, ya kasiran nawal, ya hasanal fiaal, ya qoiman bila zawal, ya mubdian bila misal, falakalhamdu, walakalminnatu, walakassarofu ala kulli hal"

Kedua, ijazah amalan dari KH Ahmad Asrori Al Ishaqi agar memiliki harta melimpah caranya adalah membaca doa di bawah sebanyak 7 kali di pagi dan sore hari, ini doanya:

حسبي الله لا اله الا هو عليه توكلت وهو رب العرش العظيم

"Hasbiyallahu laa ilaha illa huwa alaihi tawakaltu wahuwa robbul arsyil adhim"

Demikian amalan ijazah dari KH Ahmad Asrori Al Ishaqi agar dicintai banyak orang dan memiliki harta melimpah dari arah yang tak diduga-duga yang pernah di sampaikan dalam salah satu ceramahnya. semoga bermanfaat.

18/11/2025

Telah sampai kepada kita, sebuah amalan agung yang diijazahkan langsung oleh seorang mursyid luhur, Kiai Haji Abdullah Schal Madura. Sebuah laku spiritual yang menjanjikan, bahwa siapa pun yang mengamalkannya dengan penuh keyakinan dan keikhlasan, tidak akan dipanggil pulang ke haribaan-Nya sebelum semua hajat dan cita-citanya terwujud sempurna.

Inilah tata caranya, sebentuk ikrar janji yang mengikatkan hati pada keridhaan-Nya:

Hadirkanlah hati dan jiwa Anda, dan kirimkan alunan Al-Fatihah satu per satu untuk sosok-sosok mulia ini:

Rasulullah Muhammad SAW, sang pembawa cahaya.

Nabi Khidir AS, sang penjaga rahasia.

Syekh Abdul Qodir Jaelani RA, sang raja para wali.

Syaikhona Kholil Bangkalan RA, sang guru para ulama.

Kiai Abdullah Schal, sang pewaris sanad.

Lalu, bacalah Surat Al-Fatihah sebanyak 77 kali. Biarkan setiap ayatnya mengalir membasahi jiwa, menjadi permohonan yang tulus dan mendalam.

Setelah selesai, bacalah kembali Al-Fatihah hingga pada ayat: "Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in" (hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan). Ulangi ayat ini sebanyak 17 kali, lalu sempurnakan bacaan surat hingga selesai.

Lakukan amalan ini dengan penuh kekhusyukan, duduklah seakan dalam posisi tahiyat awal. Amalan ini memiliki waktu khusus yang sangat istimewa, yaitu setelah sholat Isya hingga sebelum sholat Jumat.

Menurut penuturan Kiai Haji Abdullah Schal, amalan ini mencapai puncaknya jika dilakukan pada tanggal 17 Jumadil Akhir yang bertepatan dengan malam Jumat. Sebuah momentum langka, yang menyimpan kekuatan spiritual luar biasa.

Sungguh, janji itu terucap kembali: Barang siapa yang mengamalkan amalan ini, tidak akan dijemput ajal sebelum seluruh hajatnya terkabulkan.

Amalan ini diijazahkan dari Raden Kiai Haji Karror Abdullah Schal, semoga menjadi berkah bagi kita semua.

Pernyataan Ijazah

Untuk mendapatkan ijazah amalan ini, ucapkanlah dengan penuh kerendahan hati:

Qabiltu (Saya terima ijazah ini)

Semoga amalan ini bermanfaat, menjadi jembatan bagi terkabulnya segala doa dan harapan kita.

Amin.

18/11/2025

Ibuku pernah berkata: Orang yang pergi dengan marah akan kembali lagi, tapi seseorang yang pergi dengan senyuman tidak akan kembali lagi

Kalimat ini menyimpan kebijaksanaan sederhana tentang manusia dan hubungan. Ketika seseorang pergi sambil marah, biasanya ia masih menyimpan keterikatan. Marah muncul karena ada harapan yang tidak terpenuhi, ada rasa peduli yang berubah menjadi kecewa, atau ada luka yang belum selesai. Orang seperti ini cenderung kembali bukan karena segalanya baik-baik saja, tetapi karena hatinya masih terhubung. Ia pergi dalam emosi, bukan dalam keputusan yang matang.

Berbeda dengan seseorang yang pergi sambil tersenyum. Senyuman itu bukan tanda bahagia, tetapi tanda bahwa ia sudah menerima keadaan sepenuhnya. Tidak ada lagi perdebatan dalam hati, tidak ada lagi amarah, tidak ada lagi keinginan untuk memperbaiki. Ia pergi dengan tenang karena semuanya sudah selesai di dalam dirinya. Orang seperti ini biasanya tidak kembali, sebab untuknya, keputusan itu final.

Ungkapan ini mengajarkan kita tentang tanda-tanda perpisahan. Tidak semua yang marah sedang membenci, dan tidak semua yang tersenyum sedang baik-baik saja. Terkadang senyuman adalah tanda seseorang sudah merelakan. Ia tidak ingin lagi berjuang, tidak ingin memaksa, dan tidak ingin menyakiti atau disakiti. Ia hanya memilih pergi dengan hati yang damai.

Di sisi lain, nasihat ini juga mengingatkan kita agar tidak menyepelekan hubungan yang masih penuh emosi. Selama seseorang masih marah atau masih ribut, itu berarti ia masih peduli. Justru ketika semuanya terlihat tenang dan tersenyum, bisa jadi itu adalah akhir yang sebenarnya.

Pelajarannya? Jaga hubungan baik sebelum semuanya terlambat. Dengarkan, perbaiki, dan hargai mereka yang masih memberi tanda karena ketika seseorang pergi dalam keheningan yang ramah, biasanya ia pergi untuk selamanya.

16/11/2025
Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Shah Alam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address

Shah Alam
40000