Perjalanan Cinta Keluarga Tanus Kolo

Perjalanan Cinta Keluarga  Tanus Kolo

Share

Perjalanan cinta

02/08/2026

Arisan Keluarga.
Hari ini Minggu, 2 Agustus 2026. Sebelumnya Sabtu, 1 Agustus 2026 mengikuti pemakaman.Alhm.Ibu Yasintha Desta.
Paginya saya seperti biasa urus pertahanan belakang dan siap ke kapela. Hari saya sendiri membaca pengumuman.
Dari kapela singga minum.di rumah bawah dan hari orang2 Bello membunuh seekor monyet di depan rumah.
Siangnya berangkat ke Oebobo ikut kumpul.keluarga di Mama Yuli. Dari sana ke Oebobo besa.

27/07/2026

Senyiuman Itu Menyembuhkan

27/07/2026

Minggu 26 dan Senin 27 Juli.2026

Mamanya Nino dan Mety misa I dan Saya Nino dan Kakaknya Novi misa II. Seusai misa ikut menikmati santapan yg di siapkan KUB Gabriel.
Sepulang perbaiki pengumuman sedang Ninoma sibuk bakar ikan di dapur asap.
Malamnya ada gempa bumi.
Senin,27 paginya antar Ninoma dan siangnya terapi dan jemput pangeran dan mamanya dan makan segera di RSCB.
Saya dapat no M013 maka dilayani cepat di loket pendaftaran dan perawat

25/07/2026

Perjalanan Cinta Keluarga Tanus Kolo
Jumat,24 Juli 2026
Paginya antar belahan hati ke sekolah lansung BRI untuk urusan itu. Singga antar lagi ke SMAN7 ke rumah urusan barisan belakang dan siap mengikuti pertemuan ortu di Canossa Scool. Seusai pertemuan tunggu sejak menunggu pangeran lalu ke SMAN7 ambil makanan.

23/07/2026

Rabu, 22 Juli 2026

23/07/2026

Di Rabu 22 Juli 2026

Paginya sempat ke Scolnya pangeran rencana mau bertemu kepsek. Siang kwmbali jemput pangeran.
Malamnya misa pengukuhan pengurus KUB St.Antonius Padua. Sebagai sekretaris yg membacakan SK. Seusai misa dilanjutkan dengan makan makan dan minum lalu sejenak patah pinggang.
Pergi diantar Sandi pulang dengan Pastor paroki.

21/07/2026

Senin,20 Juli 2026
Dalam kondisi kurang fit, saya bergegas ke Pelni cek tiket akhirnya ke Teno walau tidak berhasil. Jam 13 saya jemput pangeran dan berdua singga menikmati nasi geprek dan bakso.

19/07/2026

Di Tilong Kami Menyaksikan Ranting Bernyanyi.

Hari ini Minggu, 19 Juli 2026 kami KUB Sta.Theeesia KKY Stasi St.Agustinus Bello-Kupang tanggung koor misa I.
Seusai misa saya bergegas pulang dan siap ke Tofa.
Kmi keluar dari Tofa 09.10, singga pom bensin isi minyak dan sejenak membeli sirpin di pasar kasih.

Dari pasar kasih meluncur ke jalan Bajawa jemput Mr.Lexi. sang driver Mr.Finsen Kiik menjalankan kendaran normal. Tikungan demi tikungan akhirnya di bilangan Tilong permai. Sejak berbincang di bawah naungan pohon ketapang, akhirnya meluncur ke lokasi.

Ranting ranting pohon sudah menyambut kami di lokasi yang telah kami miliki sejak 2004. Ranting pohon putih, jambu mente, ranting tuak semua melantungkan lagu yang sama, dengan sang nakoda yakni angin siang.

Dengan iringan lagu dari ranting ranting, saya memungut beberapa buah mente kunikmati di tempat itu.

Akhir ranting-ranting menyanyikan lagu sayonara pada kami bertiga dan berharap akan datang lagi dan pasti datang lagi untuk menikmati alunan lagunya.

Mobil Avanza warna silver akhirnya membawa kami kembali dan singga menikmati teh hangat di rumah anak Mundus dan Imel.

Pukul 14.00 kami tiba dengan aman di Kupang

17/07/2026

GADIS DI LEMBAH SUNYI.. ......

Semilir angin senja menghantar ku memasuki sebuah kawasan asri. Kawasan yg oleh masyarakat sekitr disebut dengan hunian surgax para pencinta kesunyian dan kesendirian. Di surgax para pencinta kesunyian inilah aku berjumpa sang gadis lembah sunyi.
Indah memang..menakjukn...mempesona..itulah kesan awal saat brjumpa dengan dan brada di lembah nan sunyi. Ganas tidak! Lemah lembut juga ngak..seram mungkin tidak..lalu apa? Gadis di lembah sunyi..sebuah khiasan ..ilusi?yg pasti gadis lembah sunyi menghantarku memasuki permenungan insani...Gadis lembah sunyi tampak tegar dan happy..membagi senyium simpatik untuk nurani yg sempt berbagi walau sebrang tdk mampu berbagi. Gadis lembah sunyi..apakah ini sebuah takdir untukmu? Apakah ini petaka yg mesti engkau dapat? Tidk...! Gadis lembah sunyi engkau sekali-kali tidk ditakdirkan untuk ini. Ini bukanlh petaka..tetapi sebuah berkat untukmu. Gadis lembah sunyi, engkau terdepak dari duniamu karena rayuan sang iblis. Gadis lembah sunyi...kesunyian malammu tak berujung dan tak bertepi tokh kalau ada hulunya kisahx pasti lain. Gadis lembah sunyi..biar...biar...biarkanlah ia menentukan arah hidupx sendiri dan wahai engkau sang gadis lembah sunyi...ikuti kata hatimu. yakinlah ia akan mendapat bagiannya...yakinlah ia di sana hancur lembur...untukmu Gadis lembah sunyi...
Tanus Korbaffo di 07.40
Minggu,4 09 2014

Photos from Perjalanan Cinta Keluarga  Tanus Kolo's post 14/07/2026

Dapat Oko Mama !

Menjelang Paskah 2026 saya mendapat kesempatan istimewa mendampingi dua orang yang satu untuk pengukuhan dan satunya untuk sambut baru.

Salah satunya adalah Ibu Norince Sila, ibu Norince dari keluarga Protestan dan memutuskan untuk ikut calon suaminya Yongki Watu. Proses menuju hari H berjalan baik dan puji Tuhan menjelang misa Sabtu Alleluya ia dikukuhkan dan malamnya boleh menyambut Tubuh Tuhan untuk pertama kalinya.

Akhirnya setelah melalui proses panjang seduai aturan Gereja Katolik hari itu Jumat, 10 Juli 2026 mereka mengiikrarkan janji setia sebagai suami istri Katolik.

Yang menarik jauh hari sebelum saya diminta oleh dengan Oko Mama untuk mendampingi mereka saat gladi dan misa.
Hari itu Kamis, 9 Juli pukul 9 pagi kami gladi dan kala itu saya di berikan satu amflop untuk isi bensin.

Tidak hanya di situ Senin, 13 Juli 2026 malamnya pasutri Bpk Raymundus Watu - Mama Dustiana Masneno datang ke rumah dengan Oko Mama. Kami berceritera lama perjalanan hidup mereka di mana untuk pertama kali bertemu dan akhirnya menetap di Kolhua. Dan masih banyak lagi..

Hanya satu hal bahwa Bpk Mundus Watu - Mama Dustiana Masneno mereka orang tua yang tahu adat.

Stasi Bello Kupang , 14 Juli 2026

Want your business to be the top-listed Beauty Salon in Kupang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Kupang